ALBUM REVIEW: SPY – SEEN ENOUGH

SPY ‘Seen Enough’ ALBUM REVIEW

Closed Casket Activities. February 21st, 2025

Hardcore punk

Sudah lima tahun terakhir, unit hardcore punk asal Bay Area, SPY, jadi salah satu kekuatan paling menggetarkan di scene musik hardcore. Kwintet yang saat ini beranggotakan Peter Pawlak (vokal), Drew Satterlund & Cody Kryst (gitar), Thomas Sherry (bass), dan Josh Mendoza (drum) memulai agresi lewat debut EP 4-lagu ‘Service Weapon’ (2020), kemudian selang kurang lebih setahun, mereka memuntahkan ‘Habitual Offender’ (2021), mini-album berisikan enam track tajam tanpa kompromi, yang mampu menonjok pelipis dengan racikan hardcore punk politis, penuh amarah, kotor, dan gak ada basa-basi. Hanya berselang dua puluh bulan saja dari ‘Habitual Offender’, yang menurut gua udah pantas disebut sebagai salah satu rilisan HC terbaik era 2020’an, SPY akhirnya melepaskan debut full-length mereka, ‘Satisfaction’, via Triple-B Records. Sayangnya LP perdana mereka tersebu (hampir) tak berhasil menggaet gua sama sekali, dari sepuluh lagu yang dipersembahkan, yang mampu nyangkut di kepala hanya “Surveilled”, “Big Man”, “Wrong Place Wrong Time” dan “Hidden In Plain Sight”, sisanya sekedar berlalu layaknya angin lalu.

Tahun 2024 menandai untuk pertama kalinya SPY absen merilis materi (diluar single( semenjak dibentuk pada Januari 2020 silam. Sebelumnya, mereka selalu konsisten mengeluarkan rilisan setiap tahun, entah itu EP, LP, sampai split bareng MANIAC (2023). Bulan februari kemaren SPY akhirnya nongol kembali dengan mini-album/EP baru ‘Seen Enough’, yang dicetak via Closed Casket Activities. Dalam EP ketiganya, SPY mengajak sound engineer kawakan Jack Shirley (DEAFHEAVEN, LOMA PRIETA, JOYCE MANOR, PUNCH), untuk merekam instrumen secara live di Atomic Garden Studios, dengan vokal di-take belakangan. Hasilnya pun sangat memuaskan sekaligus terdengar lebih proper secara produksi, namun tentunya masih tetap terdengar mentah poll, pas dengerin udah kayak lagi nonton band-nya tampil di depan muka lagu. Secara materi ‘Seen Enough’ jauh lebih nendang dari debut album mereka, dibuka dengan single “On The Brink”, yang dilepas duluan di tengah gegap gempita 2024 US Election lalu, sebuah nomor yang tanpa banyak bacot, terus maen langsung sabet. Lagu tersebut langsung disamber dengan, “Stay In Your Lane”, trek hardcore punk tempo menengah yang pas banget untuk memanaskan mosh pit.

Meskipun belum bisa menandingi kedigdayaan ‘Habituan Offender’, keenam lagu dalam ‘Seen Enough’ sudah sangat oke lah, selain one-two punch pembuka sangat soild, “Void of Passion” punya betotan bass hingga raungan riff urakan yang entah kenapa jadi sedikit ngingetin ke Seattle Sound, sedangkan “Overlord” dan “Quit The Act” secara lugas, tajam dan terpercaya dalam menginjeksi aliran darah ke otak, dengan racun-racun hardcore punk mentah bertaraf tinggi. Dengan total durasi kurang dari sepuluh menit, jujur gua masih rada kurang puas dengan ‘Seen Enough’, alias kurang satu lagu lagi berdurasi satu menit-an saja, biar makin meledak EP ketiga dari SPY ini. Dari secara keseluruhan dari segi songwriting hingga produksi, jelas gua jauh lebih bisa nangkep ‘Seen Enough’ dari pada ‘Satisfaction’ LP kemarenan. Tapi tetep sih EP teranyar dari SPY ini belum mampu untuk membuat gua berpaling dari ‘Habitual Offender’. (Peanhead)

8.0 out of 10