
KILLER KLOWNS FROM OUTER SPACE
Sutradara: Stephen Chiodo
USA (1988)
Review oleh Tremor
Killer Klowns From Outer Space adalah sebuah film komedi horor karya Chiodo bersaudara yang mengambil inspirasi, sekaligus sebagai bentuk penghormatan pada film-film horor invasi alien khas tahun 1950-an seperti Forbidden Planet (1956) dan The Blob (1958), menggunakan formula yang sama namun dengan konsep alien yang sama sekali berbeda. Dilihat dari judulnya saja kita tentu sudah bisa menebak bahwa film ini adalah film horor kelas B yang konyol, dalam tingkatan sekonyol film Attack of the Killer Tomatoes (1978), namun jelas ada kesan fun yang sangat kuat di dalamnya. Awalnya, film ini direncanakan berjudul “Killer Klowns”. Tetapi Chiodo bersaudara khawatir kalau judul itu akan disalahpahami sebagai film slasher generik. Jadi mereka menambahkan “From Outer Space” untuk menyatakan sejak awal bahwa ini adalah film komedi yang tidak perlu ditanggapi terlalu serius. Sebelumnya, Chiodo bersaudara yang terdiri dari Stephen, Charles dan Edward, lebih banyak bekerja dalam industri film di bidang special effect seperti desain puppets, prostetik, miniatur hingga creature design. Beberapa karya special effect mereka cukup beragam, dari mulai film horor kelas B Critters (1986), hingga film keluarga / komedi Pee-wee’s Big Adventure (1985). Killer Klowns From Outer Space merupakan karya pertama (sekaligus satu-satunya) Chiodo bersaudara memproduseri film sendiri, dengan Stephen mengambil peran sutradara berdasarkan naskah yang mereka tulis bersama. Setelah membuat Killer Klowns From Outer Space, mereka bertiga kembali berfokus pada pekerjaan special effect. Ketika film ini dirilis, tidak ada yang menyangka kalau proyek “iseng” Chiodo bersaudara ini akan memiliki legacy-nya sendiri hingga hari ini.

Tak mengherankan kalau film dengan judul Killer Klowns From Outer Space akan memiliki premis dan plot yang absurd dan konyol, namun sangat sederhana. Pada suatu malam, penduduk kota Crescent Cove menyaksikan sebuah benda angkasa jatuh di tengah hutan tak jauh dari kota. Apa yang awalnya mereka pikir sebagai komet rupanya merupakan sebuah pesawat luar angkasa berwujud tenda sirkus yang dikendarai bangsa alien berwujud monster badut. Para badut alien yang bersenjatakan peralatan badut ini mulai menyerang kota terdekat, menangkap siapapun yang mereka temui dan membungkus para korbannya dalam balutan permen kapas hingga menyerupai semacam kepompong. Tujuan bangsa alien badut ini datang ke bumi adalah untuk mengumpulkan sebanyak-banyaknya cadangan makanan yang diawetkan dalam kepompong permen kapas yang mereka kumpulkan di dalam pesawat luar angkasa mereka layaknya hasil panen.

Fokus Killer Klowns From Outer Space jelas lebih condong ke arah komedi dibandingkan horor. Film ini seakan menjadi parodi atas film-film invasi alien di era 50an, lengkap dengan formula dan alur yang sama: alien tiba di bumi, meneror kota kecil di mana polisinya tidak percaya pengakuan para anak muda yang bersumpah melihat alien berbentuk badut, hingga konfrontasi dengan raja alien pada klimaksnya. Namun dalam Killer Klowns From Outer Space, alur yang sangat mirip dengan film-film horor invasi alien 50-an ini dimainkan dengan gaya komedi khas 80-an, yang pada beberapa bagian akan terlihat cringe bagi penonton modern. Tapi dengan judul seperti Killer Klowns From Outer Space, tentu saja cringe adalah tujuan utamanya.
Meskipun premis film ini sangat konyol, tetapi Killer Klowns From Outer Space tetap memiliki sejumlah ide kreatif yang cukup berhasil. Apa yang menjadi daya tarik utama film ini adalah special effectnya. Chiodo bersaudara membuat desain badut yang sangat bervariatif dan memiliki keunikan masing-masing. Tidak ada satu badutpun yang terlihat sama dan semua dikerjakan dengan cukup mengesankan. Apa yang paling saya suka adalah penggunaan animatronik pada setiap wajah para badut ini. Tentu saja membuat belasan kepala badut animatronik wajah yang berbeda-beda adalah bentuk dedikasi yang perlu diapresiasi. Para badut ini juga memiliki cara-cara unik dan cukup inovatif dalam membunuh atau menangkap korbannya, tentunya semua tetap berlandaskan cara-cara yang khas badut dari mulai menjadikan korbannya sebagai boneka ventrilokuis, permainan bayangan tangan, hingga kue pie korosif yang bisa melelehkan daging korbannya. Bahkan popcorn yang ditembakkan menggunakan pistol khusus merekapun dapat bertumbuh menjadi monster berkepala badut yang mengerikan dengan banyak taring. Belum lagi desain interior pesawat luar angkasa para badut yang dirancang bagaikan sebuah wahana di pasar malam, menjadikannya sebagai pesawat luar angkasa dengan konsep yang tidak pernah ada sebelumnya dalam genre sci-fi manapun. Meskipun film ini beranggaran cukup rendah, namun pengerjaan badut dan semua special effect-nya cukup maksimal. Hal itu tentu saja karena ketiga kreator Killer Klowns From Outer Space memang merupakan pekerja special effect, dan karena ini adalah proyek film mereka sendiri, saya pikir mereka mengerjakannya dengan penuh ketelitian, ketelatenan dan passion.

Secara keseluruhan, Killer Klowns from Outer Space adalah film yang konyol sekaligus sangat menghibur. Sejak para badut alien datang ke bumi, film ini dipenuhi dengan vibe menyenangkan karena semua yang berhubungan dengan badut, dari mulai practical joke ala badut pesta hingga suasana pasar malam, ada di sini. Film semacam ini tidak memerlukan analisa mendalam apalagi kritik, karena pada dasarnya memang tidak ada satupun hal yang perlu ditanggapi seserius itu, termasuk semua kekurangannya. Mungkin yang perlu dimaklumi adalah banyak komedinya yang sudah terlalu usang bagi penonton modern. Meskipun Killer Klowns From Outer Space tidak terlalu sukses ketika pertama kali diputar di bioskop pada tahun 1988, namun film ini kemudian menjadi film komedi horror klasik yang populer dan memiliki pengikutnya sendiri. Hingga hari ini, para penggemar horor terus mengapresiasi Killer Klowns From Outer Space yang kini telah cukup melegenda dan memiliki legacy-nya sendiri. Pada tahun 2018, tersiar kabar bahwa Chiodo bersaudara akan sekuel film ini, dengan judul yang tak kalah norak: The Return of the Killer Klowns from Outer Space in 3D. Sayangnya, proyek tersebut tidak pernah terealisasi. Meskipun begitu, produk-produk yang berkaitan dengan Killer Klowns From Outer Space masih terus diproduksi dan dijual hingga hari ini, dari mulai action figure, DVD, Blu-ray, merchandise, film pendek, hingga kostum dan dekorasi Halloween. Bahkan video game multiplayer horror Killer Klowns from Outer Space baru saja dirilis tahun lalu dan bisa didapatkan lewat Steam. Ini membuktikan bahwa sekonyol dan setolol apapun Killer Klowns from Outer Space, karya Chiodo bersaudara ini tetap tidak pernah dilupakan oleh para penggemarnya.

